TUGAS METODELOGI PENELITIAN
Nama : Trias Kartika Oktrina
NIM : 20060484006
Kelas : 2020A
Metodelogi Penelitian
“ Kecemasan sebelum bertanding pada atlet futsal”
A. Berdasarkan pengalaman langsung yang dialami :
Pengalaman saya ialah pada saat saya pertama kali mengikuti pertandingan futsal, saya merasa sangat cemas dan perasaan hati tidak karuan. Selain itu pikiran saya dipenuhi oleh rasa takut dan menjadi pesimis.
B. Berdasarkan pengalaman langsung hasil pengamatan terhadap orang lain :
Dari hasil pengamatan saya terhadap teman satu tim saya, kebanyakan dari mereka memang merasa cemas apalagi sehari sebelum pertandingan bahkan saat baru akan memulai pertandingan mereka merasa sangat takut dan banyak tekanan yang dirasakan sehingga membuat mereka menjadi merasa khawatir yang berlebihan
1. Deskripsi Kecemasan :
Dilansir dari docdoc.com Kecemasan adalah suatu istilah yang menggambarkan gangguan psikologis yang dapat memiliki karakteristik yaitu berupa rasa takut, keprihatinan terhadap masa depan, kakhawatiran yang berkepanjangan, dan rasa gugup. Rasa cemas memang biasa dihadapi semua orang. Namun, rasa cemas disebut gangguan psikologis ketika rasa cemas menghalangi seseorang untuk menjalani kehidupan sehari-haru dan menjalani kegiatan produktif.
Pada dasarnya kecemasan adalah kondisi psikologis seseorang yang penuh dengan rasa takut dan khawatir, dimana perasaan takut dan khawatir akan sesuatu hal yang belum pasti akan terjadi. Kecemasan berasal dari bahasa Latin (anxius) dan dari bahasa Jerman (anst), yaitu suatu kata yang digunakan untuk menggambarkan efek negatif dan rangsangan fisiologis (Muyasaroh et al. 2020). Menurut American Psychological Association (APA) dalam (Muyasaroh et al. 2020), kecemasan merupakan keadaan emosi yang muncul saat individu sedang stress, dan ditandai oleh perasaan tegang, pikiran yang membuat individu merasa khawatir dan disertai respon fisik (jantung berdetak kencang, naiknya tekanan darah, dan lain sebagainya).
Berdasarkan pendapat dari (Gunarso, n.d, 2008) dalam (Wahyudi, Bahri, and Handayani 2019), kecemasan atau anxietas adalah rasa khawatir, takut yang tidak jelas sebabnya. Pengaruh kecemasan terhadap tercapainya kedewasaan, merupakan masalah penting dalam perkembangan kepribadian. Kecemasan merupakan kekuatan yang besar dalam menggerakan. Baik tingkah laku normal maupun tingkah laku yang menyimpang, yang terganggu, kedua-duanya merupakan pernyataan, penampilan, penjelmaan dari pertahanan terhadap kecemasan itu.
Kecemasan dapat digambarkan sebagai suatu kekhawatiran umum mengenai suatu peristiwa yang tidak jelas, tidak pasti terhadap peristiwa yang akan datang (Mu’arifah, 2005).
Kecemasan adalah suatu pengalaman subjektif mengenai ketegangan mental yang menggelisahkan sebagai reaksi umum dan ketidakmampuan menghadapi masalah atau adanya rasa aman. Perasaan yang tidak menyenangkan ini umumnya menimbulkan gejala-gejala fisiologis (seperti gemetar, berkeringat, detak jantung meningkat, dan lain-lain) dan gejala-gejala psikologis seperti; panik, tegang, bingung, tak dapat berkonsentrasi, dan sebagainya (Amir, 2004).
2. Deskripsi Olahraga Futsal
Olahraga merupakan salah satu unsur yang berpengaruh dalam kehidupan manusia yang telah ikut berperan dalam mengharumkan nama daerah dan bangsa, baik melalui kompetisi di tingkat nasional maupun internasional. Setiap bangsa diseluruh dunia berlomba-lomba menciptakan prestasi dalam kegiatan olahraga, karena prestasi olahraga yang baik akan meningkatkan citra bangsa di dunia internasional.
Menurut wikipedia Futsal adalah permainan bola yang dimainkan oleh dua tim, yang masing-masing beranggotakan lima orang. Tujuannya adalah memasukkan bola ke gawang lawan, dengan memanipulasi bola dengan kaki. Selain lima pemain utama, setiap regu juga diizinkan memiliki pemain cadangan.
Dilansir dari KOMPAS.com yang ditulis oleh Kevin Topan Tristianto, Futsal adalah cabang olahraga yang mirip dengan permainan sepak bola yang dimainkan oleh dua tim.Meski sama-sama dimainkan oleh dua tim, namun ada perbedaan jumlah dari setiap masing-masing regu. Jika sepak bola masing-masing regu beranggotakan 11 pemain, maka futsal hanya lima pemain yang bertanding di dalam lapangan.
Berbagai cabang olahraga dipertandingkan dalam turnamen antar wilayah sampai antar negara. Salah satu yang dipertandingkan adalah olahraga Futsal. Futsal adalah permainan yang dimainkan oleh dua tim, yang masing-masing beranggotakan lima orang. Tujuannya adalah memasukkan bola ke gawang lawan. Selain lima pemain utama, setiap regu juga diizinkan memiliki pemain cadangan. Tidak seperti permainan bola dalam ruangan lainnya, lapangan futsal dibatasi garis, bukan net atau papan (Lhaksana, 2011).
C. Berdasarkan Jurnal :
1. Judul : Kecemasan Menghadapi Pertandingan Pada Atlet Futsal
Penulis : Dimas Cesar Dharmawan
Tahun : 2016
Hasil : Hasil penelitian menunjukkan kecemasan pada atlet futsal disebabkan karena lawan yang dihadapi memiliki kekuatan atau peringkat yang lebih tinggi, banyaknya penonton yang menyaksikan dan ketakutan kegagalan dalam pertandingan. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi kecemasan pada atlet futsal berasal dari diri sendiri seperti; atlet melakukan relaksasi dan melakukan terapi yang mampu mengalihkan kecemasan. Sementara itu, upaya dari luar diri sendiri dilakukan oleh keluarga, teman dan orang-orang yang berada di sekitar. Peran pelatih dalam memberikan motivasi mampu mengurangi kecemasan yang dialami oleh atlet futsal.
2. Judul : HUBUNGAN ANTARA EFIKASI DIRI DENGAN KECEMASAN BERTANDING PADA ATLET FUTSAL UNIVERSITAS DIPONEGORO SEMARANG
Penulis : Avionita Miranda Wohon, Annastasia Ediati
Tahun : 2019
Hasil : Hasil analisis korelasi product moment menunjukkan adanya hubungan negatif yang signifikan antara efikasi diri dengan kecemasan bertanding pada atlet futsal Universitas Diponegoro Semarang (r = -0,299; p = 0,003). Hal ini menunjukkan bahwa pada atlet futsal, semakin tinggi efikasi diri maka semakin rendah kecemasan bertanding mereka.
DAFTAR PUSAKA
Dharmawan, D. C. (2016). Kecemasan menghadapi pertandingan pada atlet futsal (Doctoral dissertation, Universitas Muhammadiyah Surakarta).
Wohon, A. M., & Ediati, A. (2019). Hubungan antara efikasi diri dengan kecemasan bertanding pada atlet futsal Universitas Diponegoro Semarang. Jurnal Empati, 8(2), 399-405.
Komentar
Posting Komentar